Segmentation

samsung-electronics-ppt-5-728

Tahukah anda bahwa Harry potter, novel terkenal yang telah melegenda tersebut ternyata oleh J.K Rowling, penulisnya, tidak menargetkan umur pembacanya sewaktu ia mulai menulis buku-buku Harry Potter. Namun kemudian, penerbitnya kemudian mengarahkan buku-buku ini untuk pembaca antara umur 9- 11 tahun. Tahukah anda, bahwa seiring perjalanan waktu, serial ini juga mendapatkan para penggemar dewasa. Buku edisi anak-anak dan buku edisi dewasa, hanya berbeda di sampul buku saja, namun naskah yang terkandung di ke dua buku itu sama persis.

Pasar selalu misterius. Bila kita tidak mengenal karakteristik pasar secara mendalam, bisa-bisa kita terjerumus ke segmen pasar lain yang kita tidak perhitungkan sebelumnya. Beruntung jika anda nyasarnya ke segmen pasar yang menguntungkan seperti yang dialami J.K Rowling tadi. Tapi bagaimana jika nyasar ke segmen pasar yang tidak potensial bagi anda? Jadi, ini artinya anda harus merumuskan strategi yang tepat untuk mengidentifikasi dan melihat pasar yang hendak dimasuki. Untuk tujuan inilah, anda melakukan proses segmentasi. Proses ini merupakan usaha anda untuk membagi-bagi pasar menjadi beberapa segmen yang didasarkan pada karakteristik tertentu. Disini anda dituntut untuk kreatif.

Ada tiga cara yang dapat kita gunakan untuk memandang pasar, yaitu segmentasi atribut statis, segmentasi atribut dinamis dan segmentasi atribut individual. Segmentasi atribut statis merupakan cara kita memandang pasar berdasarkan wilayah seperti negara, kawasan, provinsi, kota, jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan. Sedangkan segmentasi atribut dinamis adalah cara kita memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan seperti gaya hidup, kepribadian, minat, kebiasaan, sikap, penggunaan produk, keyakinan dan semacamnya. Adapun segmentasi atribut individual adalah cara memandang pasar secara personal, seperti : mengumpulkan database lalu database itu dikelompokkan lebih detail kedalam kategori : nilai, biaya dan produk yang dibeli. Maka pelanggan sendiri nanti yang mengidentifikasikan dirinya ke dalam segmen yang cocok bagi dirinya sendiri. Setelah segmentasi dilakukan, maka

Oke, kurang lebih sekarang sudah bisa memahami sedikit apa itu segmentasi kan? Ingat segmentasi bukan hanya sekedar membagi pasar secara tradisional saja, tapi anda harus mendefiniskan pasar terlebih dahulu dan kreatif dalam memandang pasar yang ada. Untuk memperjelas konsep ini, saya akan memberikan contoh kasus berikut ini yang bisa menggambarkan aplikasi dari teori diatas.

————————————————————-

Saat ini industri smartphone didominasi oleh dua perusahaan raksasa, Apple dan Samsung. Sementara Apple memimpin dengan pencapaian keuntungan mereka, Samsung memimpin dengan pangsa pasarnya. Samsung telah mampu menjangkau berbagai segmen pasar dan rentang harga,  sementara apple tetap terbatas karena menyasar segmen premium.

Strategi Segmen Pasar Apple

Segmentasi Geografis :

Toko-toko retail Apple terletak di kota-kota padat penduduk di seluruh dunia. Kehadiran global yang ditunjang dengan kehadiran website resmi di 88 negara.

Segmentasi Demografis :

Rentang usia konsumen Apple antara 14-55 tahun, berprofesi sebagai mahasiswa dan para profesional. Ditambah sebagain besar toko Apple di Amerika Serikat terkonsentrasi di New York dan California, menunjukkan perhatian Apple terhadap konsumen yang berpenghasilan tinggi dan bergaya hidup mewah.

Segmentasi Psikografis :

 

Segmentasi ini yang paling banyak dipakai Apple sebagai rujukan strategi marketingnya, yaitu segmen pengguna berdasarkan gaya hidupnya.

Manfaat segmentasi : Apple membawa inovasi dan pembaruan di setiap masing-masing produknya.

Produk-produk Apple yang dibuat berdasarkan segmentasi :

  • Para profesional bisnis (Mac, Ipads, Iphone, dll)
  • Mahasiswa dan dewasa muda (Ipad, Iphone, Macbook, dll)
  • Para remaja dan penggemar musik (Ipod, Iphone, dll)
  • Pengguna dengan penghasilan menengah/tinggi : Iphone 6

 


Strategi Segmen Pasar Samsung

Segmentasi Geografis :

Seluruh dunia, Samsung telah menjual produknya di 61 negara yang berbeda. Produk-produk Samsung memiliki sedikit variasi di bahasa dan aplikasi, tapi penampilan fisik ponsel mereka bersifat universal.

Segmentasi Demografis :

Konsumen Samsung berusia antara 16-29 tahun, dengan profesi pengusaha muda, pengusaha menengah, menyasar segmen penghasilan menengah dan penghasilan tinggi.

Segmentasi Siklus Hidup Keluarga :

Menyasar lajang muda, pasangan muda yang menikah atau pasangan muda yang bercerai dengan atau tanpa anak.

Segmentasi Psikografis :

Individu dari remaja hingga usia 30 an yang menyukai teknologi baru, dan mampu membelinya. Di tambah berbagai ponsel warna merah muda untuk anak perempuan dan ponsel gaya dengan layar sentuh murah untuk pendapatan yang lebih rendah.

Manfaat segmentasi : Ketika pelanggan Samsung membeli ponsel, mereka akan mendapatkan tampilan sederhana, fitur baru dan updatenya, dan harga yang terjangkau. Untuk pecinta ponsel Samsung, pelanggan juga memperoleh banyak kenyamanan yang ditawarkan oleh ponsel, seperti pesan teks, pesan gambar, bermain game, mendengarkan musik dan berselancar di web semuanya bisa dilakukan di ponsel.  

————————————————————-

Kedua macam strategi segmentasi milik Samsung dan Apple ini sama-sama efektif untuk kepentingan mereka. Hanya saja, baru-baru ini Apple telah kalah dalam omzet penjualan jika dibandingkan dengan Samsung. Hal ini karena lini produk Apple yang sempit, kualitas premium, dan fokus pada hanya mengeluarkan satu produk di satu waktu. Bandingkan dengan Samsung, yang bisa mengeluarkan beberapa produk sekaligus dalam satu waktu.  Belajar dari strategi segmentasi Samsung dan Apple ini, sekarang anda pasti sudah tahu kan bagaimana caranya untuk kreatif dalam melihat pasar anda.

back-icon-symbol-4088993
Back
Advertisements