Positioning

Map-2

Supaya bisnis anda bisa berhasil, anda harus membangun dan mendapatkan kepercayaan pelanggan. Disinilah pentingnya fungsi dari nilai merek itu. Kalau merek anda dipercaya dan kredible di benak pelanggan, maka dengan sendirinya kehadiran bisnis anda dibenak mereka akan kuat. Strategi untuk mewujudkan hal ini terangkum dalam strategi positioning bisnis anda.

Untuk dapat melakukan proses positioning yang tepat, diperlukan empat langkah berikut ini :

  1. Bangun persepsi positif tentang produk anda dibenak konsumen sehingga mereka akan punya alasan untuk membeli produk anda. Contoh dalam hal ini Amazon yang memposisikan dirinya “the most convenient book retailer with the biggest selection and the lowest price.” Konsumenpun di sajikan dengan belanja buku dengan cara yang paling mudah, koleksi buku terbanyak di dunia, dan dengan harga yang terendah.
  2. Positioning produk anda harus mencerminkan kekuatan dan keunggulan kompetitif perusahaan. Jangan menawarkan sesuatu kepada konsumen padahal anda tidak sanggup memenuhinya. Karena stigma negatif bahwa anda membohongi konsumen akan merusak citra bisnis anda.
  3. Positioning produk anda harus unik dan berbeda dari pesaing anda.
  4. Positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan perubahan jaman.

 

Untuk membuat anda lebih memahami pentingnya positioning ini sebagai simpul strategi dan komponen utama bisnis anda untuk memiliki daya saing yang lebih tinggi daripada pesaing, perhatikan beberapa contoh kasus berikut ini yang saya sadur dari Bapak Marketing Indonesia, om Hermawan Kertajaya :

  • Anda pasti tahu Lion Air kan. Anda tahu salah satu strategi kesuksesannya bisa dengan cepat membangun merk di Indonesia di dunia penerbangan? LionAir dengan cerdas memposisikan dirinya dengan tag line “value for money”. Strategi ini diberikan dengan menawarkan harga tiket yang murah tapi tetap menjanjikan ketepatan waktu.
  • Singapore berhasil memposisikan dirinya sebagai “New Asia”, yang menawarkan kombinasi harmonis antara gaya Barat dan gaya Timur. Coba berkunjung ke negerinya dan anda akan melihat perpaduan budaya Cina, Melayu, dan India yang dibalut dengan kemajuan teknologi Barat.

Positioning merupakan senjata utama anda untuk tidak bersaing secara frontal dengan pesaing anda. Sewaktu saya bekerja disalah satu pabrik “Glass Processor”, saya seringkali mendapati bahwa sales perusahaan tersebut selalu memainkan jurus “perang bonus” ketika head to head dengan pesaing untuk mendapatkan proyek atau tender tertentu. Hal ini terjadi karena ketidakmengertian aplikasi dari strategi Marketing yang berkaitan.

Sewaktu Coca cola memposisikan dirinya sebagai minuman cola asli dengan tag line “The Real Thing”, hal ini menyudutkan Pepsi Cola karena image yang tertanam dibenak customer seakan mengukuhkan Coca cola sebagai yang asli dan Pepsi itu palsu. Namun Pepsi lalu berpikir dan tidak kehabisan akal. Ia memposisikan dirinyanyalah yang paling cocok untuk generasi yang sekarang dengan tagline “Generation Next”.

Jadi anda lihat bahwa positioning ini sangat penting untuk menanamkan merk anda di benak customer. Positioning yang sudah tidak memberikan manfaat lagi kepada perusahaan harus diganti dengan tagline yang lebih pas. Ini disebut sebagai repositioning.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

back-icon-symbol-4088993
Back

 

 

Advertisements