Menerawang Masa Depan

 

download (1)
Lee Kun Hee

Tahun 1997, Samsung elektronik merupakan pabrik pembuat peralatan elektronik dengan tipe low-end. Rancangan produk Samsung di dominasi dengan menjiplak model dan bentuk produk dari merk lain. Fokus Samsung saat itu adalah menghasilkan produk competitif berbasis low cost dengan menggunakan tenaga kerja yang murah.

Ketika terjadi krisis ekonomi di Asia, Samsung terguncang dan mengalami kerugian yang besar. Segmen pasar Samsung kemudian dirubah dengan membidik pasar Amerika dan China yang pertumbuhan permintaan akan barang elekronik semakin tinggi. Untuk bisa survive dan memenuhi kebutuhan segmen tersebut, Samsung terpaksa harus merevisi kembali strateginya. Kualitas produk diperbaiki, dan inovasi produk mulai dilakukan. Adalah Lee Kun Hee (71 tahun), yang memimpin transformasi Samsung dari perusahaan berbasis produksi volume tinggi dengan kualitas rendah menjadi fokus hanya pada kualitas, meskipun itu artinya jika terpaksa harus menelan pil pahit ketika omzet penjualan menurun. Samsung hampir mirip dengan organisasi militer, dimana ketika seorang CEO menetapkan arah pergerakan tertentu untuk perusahaan, maka semua elemen perusahaan akan mengikuti. Tidak ada diskusi sama sekali.

Tahun 1995, Lee Kun Hee, merasa cemas ketika mengetahui bahwa telepon seluler yang diberikan kepada seorang relasinya sebagai hadiah tahun baru ternyata tidak berfungsi. Dia menginstruksikan para bawahannya untuk mengumpulkan 150 ribu gadget dan menumpuknya di sebuah lapangan rumput yang terletak di dekat pabrik Samsung, Gumi. Lebih dari 2000 orang staff diminta untuk berkumpul mengelilingi tumpukan gadget tersebut. Kemudian Lee menginstruksikan untuk membakar semua gadget tersebut didepan mata mereka. Ketika api terakhir padam. Lee berkata “Jika kalian masih terus saja membuat produk dengan kualitas rendah seperti ini. Aku akan datang kembali dan melakukan hal yang sama”. Pelajaran yang diberikan Lee ini menancap kuat di benak para bawahannya. Bulan Mei tahun 2012, 3 minggu sebelum Galaxi Samsung S3 akan didistribusikan. Salah seorang pelanggan memberitahu Samsung bahwa cover belakang Samsung S3 terlihat lebih murah bila dibandingkan dengan produk demo yang ditunjukkan Samsung pertama kali kepadanya. Setelah menyelidiki hal tersebut dan menganalisanya, Samsung memutuskan untuk menghancurkan 100 ribu cover belakang Samsung yang berkualitas tinggi termasuk yang ada di kapal-kapal dan gudang-gudangnya dan menggantinya dengan tipe baru sesuai prototipenya yang pertama.

Ketika Samsung merelease berbagai macam variasi ukuran layar smartphone Samsung Galaxy series mulai dari 2,8 inchi sampai 5 inchi, pada dasarnya hal ini dilakukan karena Samsung tidak tahu manakah ukuran layar yang benar yang dikehendaki oleh customer. Samsung melakukan ini hanya untuk melihat size mana yang menjadi favorit pembelinya. Strategi gila ini tidak bisa ditiru oleh kompetitor lain karena beban biaya produksi yang sangat tinggi yang harus ditanggung mereka. Tapi hal ini tidak berlaku bagi Samsung karena kemampuannya untuk memproduksi layar, memori, prosesor, dan komponen komponen teknologi tinggi lainnya yang memberikan fleksibilitas bagi Samsung yang tidak bisa ditiru oleh pesaingnya. Tapi darimana kemampuan Samsung ini berasal, bagaimana mereka bisa tahu bahwa sejak awal transformasi mereka harus fokus kepada riset dan pengembangan komponen-komponen teknologi tinggi. Jawabannya terletak pada sang legenda Samsung Lee Kun Hee yang bisa melakukan penerawangan ke masa depan lewat visi yang dibentangkannya dihadapan anak buahnya pada awal tahun 1993 di sebuah ruang konferensi di Hotel German.

ijR1FE3enpXc

Bagi Lee dan Samsung, menentukan apa yang hendak diraih dimasa depan merupakan suatu keharusan. Kalau kita melihat para CEO Samsung yang sekarang, mereka semua merupakan talenta-talenta berbakat yang visioner. Masing-masing dari mereka saling bersinergi satu sama lain dalam menentukan arah perjalanan Samsung ke masa depan. Mari kita tengok beberapa pandangan Lee dan para CEO Samsung tentang masa depan Samsung yang ada dibenak mereka. Antara periode tahun 1988-1993, meskipun Samsung telah berhasil menjadi 2,5 kali lebih besar dari sebelumnya, Lee tetap tidak puas. Dia bahkan sudah bermimpi untuk menjadikan Samsung sebagai sebuah perusahaan kelas dunia di tahun 2000 dan bisa bersanding dengan PG, GE dan IBM. Di penghujung akhir tahun 2011, Samsung mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka akan mengucurkan dana segar sebesar $ 20 juta untuk mengembangkan kecakapan mereka dalam teknologi peralatan kesehatan, seperti panel surya, cahaya led, bioteknologi, dan baterai untuk mobil listrik. Anda bisa memahami kan, bahwa Samsung sedang menerawang masa depan. Perusahaan dengan “sense of crisis” seperti ini akan selalu mencoba untuk memprediksi situasi dimasa depan dan merefleksikan strategi perusahaan berdasarkan hasil penerawangannya tersebut.

Jadi berkaca dari sejarah lompatan Samsung yang luar biasa dari sebuah perusahaan imitator menjadi sebuah perusahaan inovator , kita sekarang tahu bahwa sebuah perusahaan harus memiliki sebuah visi. Visi merupakan gambaran imajinasi di benak seseorang tentang apa yang ingin dicapai dimasa depan. Visi ini perlu dinyatakan dalam sebuah pernyataan kalimat sederhana dan jelas sehingga bisa dibaca dan diresapi makna dan filosofinya oleh orang lain. Visi ini akan menyatukan semua elemen yang ada diperusahaan dan memotivasi mereka untuk mengambil suatu tindakan tertentu dengan gairah dan hasrat yang menyala-nyala.

Beberapa panduan berikut ini bisa digunakan untuk melatih kita dalam mengembangkan sebuah visi. Silahkan simak baik-baik.

  1. Pikirkan di benak anda, satu tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh departemen, divisi atau organisasi tempat anda bekerja.
  2. Lalu berimajinasilah tentang kesuksesan di masa depan yang bakal anda peroleh jika anda dapat memperbaiki situasi yang ada sekarang. Visualisasikan dibenak anda tentang gambaran situasi baru yang jauh lebih bagus, keuntungan yang bakal diperoleh oleh perusahaan dan pegawai perusahaan. Visualisasikan juga waktu anda mencapai kesuksesan tersebut, apakah dalam waktu 10 tahun, 15 tahun dan seterusnya.
  3. Berikutnya pikirkan cara bagaimana anda akan mengkomunikasikan visi anda ke orang lain. Kata-kata seperti apa yang akan anda jabarkan? Lingkungan apa yang anda pilih untuk mengkomunikasikan visi anda – dalam sebuah forum atau pertemuan pribadi secara personal dengan setiap Manager anda. Jangan lupa untuk menuliskan semua ide ini diselembar kertas atau di note di gadget anda supaya bisa direview lagi dengan mudah. Harap juga diingat, pernyataan visi dibuat dalam kalimat sederhana, mudah diingat dan mudah dihafalkan.
  4. Berlatihlah untuk mengkomunikasikan pernyataan visi yang sudah anda tulis tadi. Belajar untuk bersikap terbuka dan jujur. Ucapkan dengan keras-keras visi yang sudah ditulis tadi dan dengarkan dengan seksama oleh telingamu. Jika engkau bisa mempercayai apa yang engkau sampaikan, kemungkinan besar orang lain juga akan merasakan hal yang sama.

Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan salah seorang pemilik perusahaan swasta yang baru berkembang. Dalam salah satu pembicaraan kami, dia bertanya tentang bagaimana caranya menyatukan elemen produksinya dari hulu sampai ke hilir. Jawaban dari pertanyaan itu adalah visi. Penjabaran pernyataan visi ke seluruh elemen organisasi akan membuat setiap orang memiliki bayangan dan gambaran yang sama akan apa yang hendak dicapai dimasa depan. Hal ini akan menjadi benang merah bagi setiap individu untuk melakukan peranannya masing-masing diorganisasi. Seorang CEO visioner sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan untuk bisa terus maju dan berkembang. Sayangnya masih banyak perusahaan berkembang tidak terlalu memperhatikan hal ini, mereka masih merasa enggan untuk membayar mahal seorang CEO. Visi perusahaan diserahkan kepada koleganya. Yang penting bagi mereka, perusahaan kelihatan bonafid dengan pernyataan visi. Namun harus di ingat bahwa visi harus mencerminkan passion, dream, solusi yang tidak bisa diberikan oleh pesaing sejenis,  dan prediksi tentang kebutuhan pasar di masa depan. Hanya orang visioner yang bisa menyusun visi seperti ini. Visi yang “ala kadarnya” malah hanya jadi slogan yang tidak bisa menjadi jiwa atau roh dari perusahaan itu sendiri.

Untuk memberikan anda gambaran yang lebih jelas dari sebuah visi, saya mencantumkan beberapa contoh pernyataan visi dari beberapa organisasi terkenal di dunia. Silahkan dipelajari.

Avon: “To be the company that best understands and satisfies the product, service and self-fulfillment needs of women – globally.”

Microsoft: “Empower people through great software anytime, anyplace, and on any device.”

Samsung: “Inspire the world. Create the future.”

Apple: “To produce high-quality, low cost, easy to use products that incorporate high technology for the individual.”

 

Apakah anda ingin perusahaan atau bisnis anda tetap eksis dari generasi sampai generasi? Mulailah dengan melakukan penerawangan ke masa depan dan menjabarkannya di sebuah pernyataan visi.

 

back-icon-symbol-4088993
Back

 

 

 

Advertisements