Analisa Internal Perusahaan

about-starbucks_5029141d728a9_w1500

 

Starbuck adalah sebuah perusahaan dan jaringan kedai kopi Amerika yang berbasis di Seattle, Washington. Di dirikan pada tahun 1971, Starbucks kini merupakan perusahaan kedai kopi terbesar di dunia, dengan 23.132 toko di 65 negara dan wilayah, termasuk 12.937 di Amerika Serikat, 2004 di China, 1.416 di Kanada, 1.135 di Jepang, dan 849 di Inggris.

Starbucks menyajikan minuman panas dan minuman dingin, biji kopi utuh, espresso, latte caffe, daun teh, jus segar Evolution, kue-kue dan makanan ringan. Sebagian besar tokonya juga menjual sandwitch panas dan dingin,  barang-barang seperti mug dan gelas. Starbucks di malam hari juga menyediakan berbagai bir, anggur dan untuk diatas jam 4 sore juga tersedia makanan pembuka.

Kekuatan Starbucks

  1. Perusahaan Starbucks memiliki portofolio merek yang luas. Semua merek yang dimiliki Starbuck termasuk Tevana, Tazo, Seattle’s best coffee, Evolution fresh, La Boulange, dan Ethos merupakan minuman kelas premium dan minuman non alkohol yang terkenal. Starbucks mampu menerapkan keunggulan kompetitif dan pengalaman luas di bidang promosi dan penjualan terhadap setiap produk yang ada di dalam portofolionya berkat fitur bersama produk-produk ini terkait dengan kualitas tinggi dan harga premium.

  2. Pendapatan Starbucks dan laba usaha masing-masing sebesar $ 16,4 milyar dan $ 3,1 milyar di periode fiskal tahun 2014. Posisi keuangan sekarang yang solid ini memainkan peranan yang penting untuk mengembangkan riset dan pengembangan produk juga untuk menahan periode krisis ekonomi seperti yang pernah terjadi di periode tahun 2007-2009.

  3. Memperoleh laba yang besar dari 10.713 tokonya dan 10.653 toko yang memegang lisensinya di tahun 2014. Starbucks mempertahankan posisi kepemimpinan global di segmen kopi. Memimpin pasar seringkali berhubungan dengan tingkat loyalitas pelanggan yang tinggi dan manfaat dari skala ekonomi dan kesemuanya ini mungkin berkontribusi pada prospek pertumbuhan bisnis jangka panjang.

  4. Starbucks terlah berhasil memposisikan dirinya sebagai pilihan nomor 3 selain rumah dan tempat kerja dimana orang bisa menghabiskan waktu yang berkualitas entah sendiri atau bersama temannya untuk menikmati “Starbucks experience”. Tidak seperti di restoran, pengunjung tidak perlu memesan makanan di toko Starbucks, oleh karena itu menghabiskan waktu di Starbucks tidak harus mahal. Santai dengan lingkungan yang di hiasi secara kreatif, dan pelayanan kepada pelanggan yang luar biasa meningkatkan nilai dan daya tarik dari “Starbucks experience”.

Kelemahan Starbucks

 

  1. Meskipun kehadiran bisnis Starbucks ada di 65 negara di dunia, pendapatan yang berasal dari segmen pasar di Amerika menyumbang sekitar 73% dari total pendapatannya di tahun fiskal 2014. Tingkat ketergantungan yang besar dari bisnisnya di tanah kelahirannya ini menandai titik kerentanan dari Starbucks. Jika suatu saat terjadi resesi dan krisis ekonomi di Amerika Serikat, akan memberikan dampak negatif terhadap kinerja bisnis secara keseluruhan.

  2. Ada konsensus diantara pelanggan dan analisis industri yang menyatakan bahwa kopi Starbucks dan makanan minuman lainnya jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan produk sejenis. Mulai bulan Juli tahu 2015, Starbucks telah menaikkan harga jualnya dari 5 sen menjadi 20 sen.

Gambaran kekuatan dan kelemahan perusahaan kopi Starbucks diatas merupakan hasil dari analisa internal perusahaan. Analisa internal ini perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi karakter-karakter khusus yang dimiliki oleh perusahaan Starbucks. Dari sinilah, Starbucks kemudian bisa melakukan pengembangan strategis bisnis perusahaannya dengan mengoptimalkan sumber-sumber daya yang ada diperusahaan, kemampuan yang dimiliki perusahaan, dan kompetensi inti dari perusahaan tersebut.  Karena suka atau tidak suka, pesaing utama dari Starbucks pasti akan melakukan berbagai macam cara untuk merebut posisi pemimpin pasar dari tangan Starbucks termasuk menyerang titik-titik kelemahannya.

chess-pieces-5

Pertempuran di bisnis itu ibaratnya permainan catur, pertahanan terbaik adalah dengan menyerang. Serangan yang fokus kepada kelemahan-kelemahan lawan seringkali membuahkan keberhasilan. Jadi sebagai pelaku bisnis, anda wajib untuk melakukan analisa internal perusahaan anda dan tugas anda yang berikutnya adalah mengoptimalkan elemen-elemen yang menjadi kekuatan bisnis anda untuk menyerang dan memperbaiki bahkan kalau bisa menghilangkan elemen-elemen yang menjadi kelemahan bisnis anda.  Karena itu bisa menjadi sasaran lawan untuk di serang.

Melihat hasil analisa Starbucks diatas, mereka harus memikirkan strategi untuk meningkatkan pendapatan dari negara-negara diluar Amerika Serikat. Seperti kata pepatah, telur tidak bijaksana kalau ditaruh di satu keranjang, karena jika keranjang jatuh, semua telur yang kita punya akan hancur. Problem ke dua yang harus mereka pikirkan adalah image harga kopi, makanan dan minuman di tempat mereka mahal. Memang saya tahu bahwa kualitas selalu berbanding lurus dengan harga produk. Tapi saya juga tahu bahwa ada cara lain untuk tetap mempertahankan level margin yang diinginkan, misal dengan mengurangi harga pokok produksi, mengurangi jalur distribusi, menjual dua produk daripada cuma 1 (sistem paket) dan lainnya. Sedang untuk kekuatan mereka juga bisa dioptimalkan misal dengan menggandeng level-level merk lokal yang harganya bisa lebih terjangkau oleh customer lokal setianya. Banyak hal pendeknya yang dapat dipikirkan dengan melakukan analisa internal ini. So, tunggu apalagi. Jika perusahaan anda masih belum melakukan ini, segera lakukan sekarang sebelum anda kehabisan waktu dan tahu-tahu musuh sudah didepan mata anda dan Skat Mat!

 

 

back-icon-symbol-4088993
Back

 

Advertisements