” Stetoskop “

stethoscope-nurse-17123025

Stetoskopnya bisa menyelamatkan nasib anda!

Hello, guys.

      Rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Jadwal saya sangat minim belakangan ini, berkaitan dengan pekerjaan dan riset tentang investasi yang sedang saya bangun. Di lain waktu saya akan berbicara detail tentang jenis investasi ini yang sangat cocok sekali untuk dijalankan oleh kaum profesional seperti kita yang masih sibuk meniti dan mengembangkan karir di perusahaan dan bidang bisnis lainnya.

      Di artikel kali ini, saya akan mengupas tentang bagaimana melihat kondisi sebuah perusahaan dari sisi laporan keuangan. Pada umumnya, tidak semua orang bisa melihat laporan keuangan sebuah perusahaan. Beberapa jabatan strategis yang berkaitan seperti General Manager, Direktur, CEO dan COO dan level sejenisnya biasanya akan menerima laporan keuangan ini secara detail setiap bulannya. Laporan keuangan ini sejatinya sangat penting, namun sayangnya beberapa perusahaan berkembang masih “jadul” bahkan “gaptek” dalam hal ini. Bahkan saya masih melihat banyak perusahaan yang sudah go public pun masih belum rapi dalam penataan komponen-komponen laporan keuangan ini. Karena itu saya berharap, artikel ini bisa memberikan tambahan wawasan kepada anda sehingga siapa tahu, akan bisa memberikan kontribusi tertentu untuk pengembangan karir atau bisnis anda dimasa depan.

       Laporan keuangan secara umum memiliki 3 komponen dasar, yaitu : neraca keuangan, laporan rugi laba, dan arus kas.  ketiga komponen dasar ini masing-masing memiliki fungsi dan kegunaan sendiri. Saya akan berusaha untuk menjelaskan secara sederhana supaya mudah dipahami dan dicerna.

     Sekarang coba bayangkan anda memegang sebuah operasional dari sebuah unit bisnis yang bergerak di bidang gadget, say misal Samsung Electronic Store. Sebagai seorang Manager Operasional, anda pasti dimintai pertanggung jawaban oleh owner/pemilik gerai yang anda pegang tentang kinerja anda. Bagaimana caranya anda yakin bahwa kinerja anda sudah baik dan anda layak mendapatkan pujian dan reward atas kerja keras anda tersebut? Bagaimana anda bisa meyakinkan owner bahwa anda sudah bekerja dengan betul, ketika owner berada dilokasi yang jauh dan tidak bisa memantau aktivitas harian,  bahkan mingguan anda? Jawabannya sangat mudah. Semua kinerja operasional gerai tersebut bisa diukur dari “Laporan Keuangan”.

    Yup, Laporan keuangan ini sejatinya seperti sebuah surat magic yang bisa menyatakan bahwa pekerjaan anda ini bagus atau tidak. Surat magic yang bisa menyatakan bahwa sebuah unit usaha sehat atau malah sedang sakit. Ibaratnya laporan keuangan adalah sebuah surat dokter yang menyatakan bahwa si pasien tubuhnya sehat atau sebaliknya, menyatakan bahwa si pasien sedang sakit. Jadi saya sangat suka mengibaratkan bahwa departemen Akuntansi dan Keuangan adalah seorang Dokter (makanya saya sangat setuju kalau divisi ini di huni oleh cewek-cewek cantik dan manis. Karena membutuhkan ketelitian dan bahasa yang halus untuk saling berkomunikasi#impian.com).

    Back to the topic, anyway. So, wajib hukumnya bagi kita yang memegang kendali penuh atas operasional perusahaan untuk bisa membaca surat dokter ini. Surat cinta dari “dokter cantik” ini harus di baca dengan rutin (itulah sebabnya saya bilang dokternya harus manis dan cantik, sehingga kita bisa lebih tekun dan semangat meneliti setiap point-point yang ada dilaporan keuangan dengan tujuan tentu saja ada kesempatan untuk memanggil si dokter untuk tanya jawab dan klarifikasi.#harap.com. Jangan dianggap serius omongan tadi, karena saya hanya bercanda supaya anda bisa lebih enak dalam menyimak dan tidak ngantuk.

     Mari kita mulai dari Neraca Keuangan. Neraca Keuangan akan memberikan kita informasi tentang aset, hutang dan modal. Jadi dari neraca keuangan kita bisa mengetahui, berapa besar hutang perusahaan, hutang tersebut dalam bentuk apa, berapa besar aset perusahaan, aset tersebut dalam bentuk apa dan berapa besar modal perusahaan sekarang. Intinya dari neraca keuangan, kita bisa mengetahui apakah aset/hutang/modal perusahaan semakin naik atau semakin turun.

     Bagian kedua dari laporan keuangan adalah laporan rugi/laba, ini yang menurut saya fundamental dari seluruh elemen laporan keuangan. Karena dari laporan rugi/laba, sesuai dengan namanya ini, akan terlihat apakah operasional perusahaan yang dijalankan sekarang dapat memberikan laba kepada perusahaan atau malah mendatangkan kerugian. Jika terindikasi ada kerugian, harus diteliti lagi, faktor-faktor apa yang menjadi beban operasional, bisakah dilakukan efisiensi atau memang hal itu diperlukan dengan tujuan besar untuk mencapai target omzet yang lebih besar  dimasa mendatang.

     Bagian ketiga yaitu aliran kas. Bagian ini menurut saya sangat penting untuk diperhatikan. Karena seluruh aktivitas operasional, baik pemasaran, pembelian inventori, produksi, pembelian aset dan lainnya selalu membutuhkan uang kas. Dengan selalu melakukan review terhadap aliran kas secara periodik, akan memastikan bahwa penggunaan kas sudah sesuai dengan rencana dan target yang ditetapkan. Jika ada penyimpangan yang terjadi, dapat dideteksi secara dini.

    So, jika anda sudah melakukan suatu tindakan implementasi terhadap strategi yang sudah dibangun sebelumnya, salah satu review yang wajib dilakukan adalah dengan memeriksa surat dari si dokter ini (laporan keuangan). Dengan review ini, anda bisa melihat konsekuensi dari strategi yang sudah diambil, mendatangkan hasil yang positif (tercermin di laporan keuangan) atau malah negatif. Jika anda sudah melakukan review ini, maka yakinlah bahwa strategi ke depannya yang anda susun akan bisa dipertanggung jawabkan. Tapi tidak kalah pentingnya, pastikan stetoskop yang dipakai untuk mengukur alias kualitas departemen Akuntasi di tempat anda mumpuni dan netral.

Semoga artikel ini bisa menjadi berkat.  Jika anda ingin diskusi dan bertanya jawab dengan penulis, silahkan mencantumkan nomor WhatsApp anda di komentar atau menghubungi penulis di Linkedln.

Salam

Advertisements